Senin, 05 November 2018

#SIP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN

B.     SIM dan SPK
1.       Definisi SIM dan SPK
SIM (Sistem Informasi Manajemen) merupakan sistem informasi yang mengelola data menjadi informasi dalam bentuk laporan guna membantu proses pengambilan keputusan, dan meningkatkan kualitas manajerial.
SPK (Sistem Penunjang Keputusan) merupakan peningkatan dari SIM dengan penyediaan prosedut-prosedur khusus, dan pemodelan yang unik yang akan membantu manajer dalam memperoleh alternatif-alternatif keputusan.
SPK (Sistem Penunjang Keputusan) adalah sistem berbasis computer yang dibangun lewat sebuah proses adaptif dari pembelajaran, pola-pola pengguna dan evolusi sistem.

2.       Konsep SIM dan SPK
Konsep SIM (Sistem Informasi Manajemen) tidak lepas dari hal hal yang berhubungan dengan informasi, sistem, pengorganisasian, manusia, dan pengambilan keputusan. Masing masing hal tersebut saling terkait satu sama lain.
Konsep SPK (Sistem Penunjang Keputusan) pertamakali dikenalkan oleh Michael S. Scoott Morton pada tahun 1970-an dengan istilah Management Decision Sistem (Sprague,1982). SPK dirancang untuk mendukung seluruh tahap pengambilan keputuan mulai dari mengidenifikasi masalah, memilih data yang relevan, dan menentukan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan, sampai mengevaluasi pemilihan alternative.

3.      Model SIM dan SPK
Berikut ini beberpa model dari SIM (Sistem Informasi Manajemen):
a.      Sistem informasi eksekutif
b.      Sistem informasi pemasaran
c.       Sistem informasi manufaktur
d.      Sistem informasi keuangan

Berikut ini beberapa model dari SPK (Sistem Penunjang Keputusan):
a.      Model iconic
Adalah sebuah replica (tiruan nyata) secara fisik dari sistem dan biasanya berdasarkan pada skala yang lebih kecil dari aslinya.
b.      Model Analog
Model ini tidak mirip sistem aslinya, tetapi berkarakteristik seperti aslinya. Model ini lebib abstrak daripada model sebelumnya dan dianggap sebagai penyajian secara simbolik dari suatu realitas.
c.       Model matematika (kuantitatif)
Makin besar problem yang dihadapi, maka makin kompleks solusi yang dapat ditemukan, namun, kadang-kadang kompleksitas dari relasi dalam sistem organisasi tidak dapat dipresentasikan dengan icon atau analog.
d.      Model statis
Digunakan bila jangka waktu variable dianggap konstan dan interelasi unsur-unsur model dinyatakan sebagai persamaan yang tidak berubah dengan waktu
e.      Model dinamis
Menempatkan waktu sebagai variable bebas, sehingga model jenis ini menggambarkan dinamika suatu sistem sebagai fungsi dari waktu

4.      Peranan SIM dan SPK dalam Memecahkan Masalah dibidang Psikologi
Aspek psikologis dalam perkembangan Organisasi berbasis Sistem Informasi Psikologi didefinisikan sebagai kajian ilmiah tentang tingkah laku dalam proses mental organisasi. Aspek psikologi sebenarnya lebih mengarah kepada manusia sebagai pengguna sistem informasi yang ada. Informasi disini saya ambil contoh tentang penggunaan komputer beserta aplikasinya dalam bidang psikologi itu sendiri. Salah satu contohnya yaitu pengguna komputer dalam pembuatan software-software untuk bidang psikologi.
SPK dapat memperluas dukungan manajer dalam pemecahan masalah, karena SPK disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan khusus manajer. Istilah sistem pendukung keputusan (Decision Support Sistem) digunakan untuk mendeskripsikan sistem yang dirancang membantu manajer memecahkan masalah tertentu. Ide dasarnya adalah agar manajer dan computer dapat bekerja sama untuk memecahkan masalah. Pemecahan masalah diperoleh melalui tahapan-tahapan dasar dan menggunakan kerangka berfikir yang umum sebagaimana berlaku dibanyak perusahaan. Dengan mengikuti pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah, manajer melihat sistem secara keseluruhan.



Referensi:
Patma, T.S., Maskan, M., Utaminingsih. A. (2018). Sistem informasi manajemen. Polinema.
https://pungkasanugrahutami.wordpress.com/2012/10/01/sistem-informasi-psikologi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar