A. DATABASE
1. Sejarah Database
Pertengahan tahun 1960-an, hampir semua data komputer disimpan pada
pita magnetik. Dikarenakan pita hanya dapat diproses secara berurut, maka data
harus disimpan dalam bentuk daftar yang biasa disebut dengan file sekuensial. Database merupakan
sekumpulan data yang saling berhubungan dan diorganisasi sedemikian rupa
sehingga memudahkan dalam mendapat dan memproses menjadi sebuah informasi yang
lebih bermanfaat. Ada dua model database yang awalnya sukses. IBM mengembangkan
dan mempromosikan DL/I atau Data Language
One, yang membuat database berbentuk pohon atau hirarki. Model ini,
dikembangkan dalam kaitannya dengan industri manufaktur, mudah digunakan untuk
menyimpan data seperti daftar bill of
material dan suku cadang, tetapi sebenarnya bukan untuk tujuan umum. Pada
tahun 1970 codd bekerja untuk IBM dan setelah 10 tahun melakukan penelitian,
pengembangan, dan lobi, dia dan yang lain berhasil meyakinkan IBM untuk
mengembangkan produk DBSM berdasarkan model relasional. Model yang paling
terkenal dari produk ini adalah DB2, yaitu sebuah DBSM yang masih aktif
digunakan saat ini.
2.
Konsep Database
Konsep dasar dari
basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari
pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta
yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema
menggambarkan objek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara
objek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan
struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang
umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman
mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan di
mana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya
menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel
diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti
model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih
eksplisit untuk mewakili hubungan antar table.
Jadi secara konsep
basis data atau database adalah kumpulan dari data-data yang membentuk suatu
berkas (file) yang saling berhubungan (relation) dengan tatacara
yang tertentu untuk membentuk data baru atau informasi. Atau basis data
(database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan (relasi) antara
satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan skema atau struktur
tertentu. Pada komputer, basis data disimpan dalam perangkat hardware
penyimpan, dan dengan software tertentu dimanipulasiunruk kepentingan atau
keguanaan tertentu.
3.
Struktur Database
Struktur database secara umum:
a.
Hierarchical
b.
Network
c.
Relational
d.
Object-oriented
e. Multi-dimensional
Hubungan antara berbagai elemen data terpisah yang disimpan dalam database didasarkan pada salah satu dari beberapa struktur atau model logis data. Software DBMS didesain untk menggunakan struktur data tertentu agar dapat memberi para pemakai akhir akses yang cepat dan mudah ke informasi yang disimpan dalam database.
Hubungan antara berbagai elemen data terpisah yang disimpan dalam database didasarkan pada salah satu dari beberapa struktur atau model logis data. Software DBMS didesain untk menggunakan struktur data tertentu agar dapat memberi para pemakai akhir akses yang cepat dan mudah ke informasi yang disimpan dalam database.
4.
Kelemahan dan Keunggulan Database Manajemen System
Berikut ini kelemahan dan kelebihan DBMS
a.
Kelebihan:
1) Mengontrol redundansi
data
2) Konsistensi data
3) Meningkatnya
integrasi data
4) Meningkatnya
keamanan database
5) Meningkatnya
standardisasi
6) Meningkatnya
produktivitas
7) Meningkatnya service
backup dan recovery
b. Kelemahan :
1) Harga DBSM mahal
2) Adanya biaya
konversi
Dampaknya yang lebih tinggi pada suatu kegagalan
5.
Peranan Database dan DBSM dalam Memecahkan Masalah dibidang
Psikologi
DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basis
data yang “sempurna”. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat
tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak
user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan
pihak-pihak yang tidak berwenang.
Banyak program basis data yang sudah sering kita gunakan, misalnya: FotPro,
Clipper, Access, dan dBase, itu merupakan contoh dari DBSM yang digunakan pada
PC dalam skala, yang relative kecil. Dalam skala yang lebih besar, dikenal
beberapa DBSM yang sering digunakan, antara lain: Sybase, DB2, Informix,
Oracle, dan lain-lain.
Database merupakan salah satu kompenen yang penting dalam system informasi,
karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Database terdiri
dari data yang digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari
masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan
fungsinya:
a. Seorang psikolog
yang sudah memiliki banyak klien. Setiap klien memiliki permasalahan yang berbeda-beda
dan yang pasti identitas yang berbeda pula. Sebagai profesi pasti memiliki kode
etik dalam bekerja yang tidak dapat dilanggar, begitu pun psikolog memiliki
kode etik dengan klien. Salah satu kode etiknya adalah menjaga kerahasiaan data
klien. Data klien yang disimpan dalam database membantu psikolog dalam menjaga
kerahasiaan data tersebut. Seperti yang telah dijelaskan mengenai kelebihan
dalam pemakaian system DBSM adalah keamanan data terjamin, mengurangi
kerangkapan data.
b.
Tes kepribadian yang terdapat di jejaring
sosial seperti facebook. Misalnya seorang psikolog yang membuat tes
kepribadian melalui facebook. Dia membuat pertanyaan dan jawaban
terlebih dahulu sebelum tes tersebut di publish ke facebook. Dia membuat
data tersebut dalam sistem database, contohnya sebuah pertanyaan
mengenai pilhan warna. Setiap warna memiliki arti yang berbeda yang
menggambarkan kepribadian. Dia memasukkan data mengenai berbagai macam warna
beserta gamabran kepribadian berdasarkan warna tersebut. Jika sudah semua data
dimasukkan dalam sistem database dan DBMS kemudian di publish ke jejaring sosial.
Jika seseorang mencoba tes kerpibadian tersebut dantelah memilih jawaban dari
salah satu warna, maka data yang di dalam databse akan terpanggil dan akan
muncul hasilnya yakni gambaran kepribadian dari warna ynag telah dipilih oleh
orang tersebut.
Referensi:
Indrajani. (2011). Pengantar
dan system basis data. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Kroenke, D. M. (2003). Database
processing dasar-dasar, desain, dan implementasi. Jakarta: Erlangga.
http://www.kumpulancontohmakalah.com/2017/01/Pengertian.Database.Struktur.Database.dan.Pengembangan.Database.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar